Industri perbukuan terus bergeliat di tengah segudang permasalahan dan tantangan. Sebagai satu-satunya asosiasi penerbit di Indonesia, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) terus berupaya menguatkan organisasi agar dapat menjawab beragam tantangan untuk ekosistem perbukuan yang lebih baik.

Pada 5 Februari 2026, Pengurus Pusat (PP) Ikapi melaksanakan rapat kerja (raker) dengan agenda utama pemaparan program kerja tahun 2026. Dalam sambutannya, Ketua Umum Ikapi Arys Hilman menyampaikan bahwa sejak pelantikan PP Ikapi periode 2025-2030 pada Desember 2025, “pekerjaan” pengurus sudah padat. Mulai dari audiensi dan pertemuan dengan berbagai lembaga/instansi, LSP Litera Ikapi yang sudah dalam tahap akhir mendapatkan lisensi dari BNSP, meeting dengan asosiasi penerbit regional dan internasional, hingga tawaran kerja sama dan kolaborasi dari beragam pihak.

Maka, raker sangat penting untuk menyiapkan Ikapi menghadapi kondisi perbukuan Indonesia. Pengurus semua bidang perlu memaparkan program kerja selama tahun 2026 yang kemudian akan disampaikan pada Konferensi Kerja Ikapi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Ikapi Udanarto Pudji Ludwinto, mengingatkan PP Ikapi untuk memperbanyak komunikasi dengan pengurus dan anggota Ikapi di berbagai daerah. Pak Win, panggilan akrabnya, juga meminta LSP Litera Ikapi dan Alinea segera bergerak melakukan pelatihan dan sertifikasi.

PP IKAPI periode 2025-2030 diwarnai wajah-wajah baru yang sebagian besar kalangan muda, seperti Dian Andiani, M. Ghazzian Afif, Angga Dimas Pershada, Prita Kusuma, dan Nathalie Indry. Pada raker tersebut, mereka memaparkan program-program kerja sesuai dengan bidang masing-masing.

Beberapa program utama PP Ikapi antara lain Indonesia International Book Fair, rencana pelatihan bidang penerbitan buku melalui Alinea—lembaga pelatihan milik Ikapi, sertifikasi sesuai skema melalui LSP Litera Ikapi, sosialisasi dan pelatihan terkait pelanggaran hak cipta, riset lanskap industri penerbitan, serta memperbanyak penjualan hak cipta melalui Borobudur Agency—agensi naskah di bawah Ikapi.

Dalam penutup raker, Sekretaris Umum PP Ikapi, Wahyu Rinanto menyampaikan pentingnya sinergi antarbidang dalam kepengurusan, perlunya segera merapikan dan memperbaiki sistem keorganisasian, serta melaksanakan program kerja secara profesional. [Humas Ikapi]

Baca juga: BNSP Lakukan Penyaksian Uji (Witness) terhadap LSP Litera Ikapi
Baca juga: Indonesia Jadi Focus Country pada Istanbul Publishing Fellowship 2026