Pilih Laman

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Literasi Nasional (8 Sept) dan juga Hari Guru Sedunia (5 Okt), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) menyelenggarakan diskusi pendidikan Temu INOVASI dengan tema “Kolaborasi untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Kelas Awal” di Perpustakaan Kemendikbud, Jakarta (03/10).

Dalam forum diskusi tersebut hadir diantaranya, Furen Elisa Mou, SE. M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Malinau, Dr. H. Khamim, Direktur Pembinaan SD Kemendikbud, Amalia B Safitri, Kepala Bidang Pameran IKAPI, serta para guru SD sebagai narasumber. Diskusi yang dibagi menjadi dua sesi ini membahas mengenai kemampuan literasi siswa, kisah para guru dalam menyediakan buku bacaan, dan kolaborasi untuk mendukung upaya meningkatkan kemampuan literasi siswa.

Para guru SD yang hadir untuk membagikan kisahnya yakni Sabaniah, Guru SDN 005 Malinau Kota, Kalimantan Utara dan Ratihniati, Guru SDN 023 Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara. Mereka bercerita bagaimana antusiasnya para murid untuk membaca buku cerita anak dan tantangannya dalam meningkatkan literasi pada siswa SD di Kalimantan Utara.

Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi salah satu fokus wilayah untuk program INOVASI. Menurut hasil Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) masih terdapat 60,67 persen siswa kelas 4 SD yang tidak lancar membaca di Kaltara. Oleh karena itu, salah satu kegiatan Inovasi melalui membaca media buku digital atau disebut ‘Lets Read’ dikenalkan guru di sekolah untuk meningkatkan minat baca anak.

Temu INOVASI kali ini juga mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam upaya meningkatkan literasi kepada siswa kelas awal, salah satunya adalah Ikapi. Amalia B Safirtri mengungkapkan, perlu sekali membuat buku-buku yang disesuaikan dengan jenjang baca anak serta meningkatkan kualitas buku anak mulai dari illustrasi dan juga isinya sehingga minat baca anak pun bisa lebih baik. Selama dua tahun IKAPI bersama Kemdikbud juga mengadakan pameran buku di 34 provinsi dalam rangka hari pendidikan nasional kita juga mendorong Ikapi daerah untuk mengadakan pameran buku dan mengenalkan buku kepada anak lewat wisata literasi.

(nki)

X